BlackBerry sudah mendeklarasikan akan melepas aplikasi chatting
andalannya -- BlackBerry Messenger (BBM) -- untuk perangkat platform
Android dan iOS beberapa bulan mendatang. Langkah ini dipandang sangat
berani.
Salah satu pendiri BlackBerry yang juga mantan co-CEO,
Mike Lazaridis pengguna Android dan iOS akan tertarik menggunakan
aplikasi BBM. Ia juga memuji sistem operasi BlackBerry 10 (BB 10) dan
CEO Thorsten Heins karena berani mempertaruhkan salah satu layanan
eksklusif BlackBerry Messenger.
"BBM sampai sejauh ini memberikan
pengalaman nirkabel dan lingkungan jejaring sosial yang paling
menarik," ungkap Lazaridis di acara Bloomberg Canada Economic Summit di
Toronto, yang dikutip dari Bloomberg, Kamis (23/5/2013).
Ia
menilai keputusan CEO Thorsten Heins untuk mengubah layanan pesan
eksklusif di BlackBerry menjadi aplikasi yang berdiri sendiri
menunjukkan bahwa platform BlackBerry 10 mampu bersaing dan dapat
memancing pengguna tanpa eksklusivitas BBM.
"Dia berbicara penuh
keyakinan tentang platform tersebut. BlackBerry tidak hanya kembali
dengan BB 10, [Heins] juga menunjukkan bahwa dia bisa memperluas visi
itu ke platform lainnya," ujarnya lagi.
Meski Heins dinilai
berhasil memperluas visi BlackBerry ke platform lain, namun BlackBerry
harus memperhitungkan resiko besarnya karena BBM menjadi tidak eksklusif
lagi. Belum diketahui bagaimana skema bisnis BlackBerry untuk dapat
menghasilkan uang dari aplikasi ini.
Lazaridis sendiri
mengundurkan diri sebagai chief executive co-chief pada awal 2012 karena
dianggap tak mampu membawa perubahan pada BlackBerry yang sempat
terpuruk di pasar smartphone sejak kehadiran Android dan produk-produk
Apple.
Layanan BlackBerry Messenger sendiri saat ini sudah
digunakan oleh 60 juta pelanggan BlackBerry, dengan lebih dari 10 miliar
pesan terkirim setiap harinya.
Sumber : http://tekno.liputan6.com
Posted in: 

0 komentar:
Post a Comment